Rinci dan Terkonsep, Mas Arief Akan Lakukan Hal Ini Jika Menjadi Bupati Blora (1)

oleh -133 views
Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman MSi. || Foto : dok

” WAKIL Bupati (Wabup) Blora, H. Arief Rohman, MSi, menyatakan sangat respect dan mendukung upaya dari AMSB yang berjuang untuk mendapat asas keadilan Blok Cepu dimana Blora tidak mendapat bagian. ”Secara pribadi sangat mendukung dengan upaya masyarakat sipil Blora yang ingin Blora mendapat bagian dari hasil minyak di Blok Cepu itu. ”Kalau sikap Pemda secara resmi bisa langsung tanya ke Bupati,” bebernya. Menurutnya, APBD Blora yang hanya sekitar Rp 2,2 Triliun – dengan banyak PR, salah satunnya membangun jalan rusak sepanjang 350 Km dimana butuh dana Rp 1,7 Triliun – jika saja perjuangan AMSB berhasil dan dapat Rp 900 M saja, dalam waktu dua tahun jalan rusak di Blora akan menjadi bagus…”

BUKAN Bambang Sadono, SH. MH, jika tidak pandai “menggiring” atau mengkondisikan narasumber, apalagi kali ini narasumbernya seorang calon Bupati Blora yang diusung oleh PDIP – PKB dan PKS (bisa jadi Hanura menyusul), H. Arief Rohman Msi. Melalui channel Youtube “Inspirasi Jawa Tengah”, Bambang Sadono yang asli Blora itu berhasil “mengkondisikan” seorang Wakil Bupati Blora Arief Rohman, yang selama ini cenderung diam manakala “diserang”, akhirnya berbicara blak-blakan tentang apa yang akan dilakukan untuk Blora jika ia diberi amanah rakyat untuk memimpin Blora 2021 – 2026 mendatang.

Diawali pancingan tentang sikap Arief terhadap perjuangan Asosiasi Masyarakat Sipil Blora (AMSB) dimana sedang proses mengajukan permohonan Judicial Review ke MA tentang bagi hasil migas untuk Blora.

Wabup Arief menyatakan sangat respect dan mendukung upaya dari AMSB yang berjuang untuk mendapat asas keadilan Blok Cepu dimana Blora tidak mendapat bagian. ”Secara pribadi sangat mendukung dengan upaya masyarakat sipil Blora yang ingin Blora mendapat bagian dari hasil minyak di Blok Cepu itu. ”Kalau sikap Pemda secara resmi bisa langsung tanya ke Bupati,” bebernya.

Baca Juga :  33 Tenaga Medis RSU Blora Dikarantina, 3 Masuk kategori PDP

Dikatakan, selama ini Blora hanya mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) dari gas yang ada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan yakni sekitar Rp 25 Miliar. ”Ini bukan dari Exxon, kalau dari Exxon Blora hanya dapat PI yang kisarannya Rp 10 Miliar.” Untuk itu AMSB harus berjuang keras, lantara Blora masuk wilayah penambangannya tetapi tidak dapat apa-apa.

Menurut Mas Arief, panggilan akrab Arief Rohman, bahwa APBD Blora yang hanya sekitar Rp 2,2 Triliun – dengan banyak PR salah satunnya membangun jalan rusak sepanjang 350 Km dimana butuh dana Rp 1,7 Triliun – jika saja perjuangan AMSB berhasil dan dapat Rp 900 M saja, dalam waktu dua tahun jalan rusak di Blora akan menjadi bagus.

”Untuk membangun Blora ke depan memang perlu inovasi. Terkait perjuangan AMSB, saya usulkan kepada Pemda, upaya perjuangan itu sah-sah saja, karena jalurnya konstitusional dan dibolehkan melalui Judicial Review,” tandas Arif.