Air ke Pelanggan PDAM Masih Belum Normal

oleh -
Akibat tercemar, banyak ikan di Sungai Bengawan Solo (Cepu) yang mati dan membusuk.
  • Dampak Tercemarnya Sungai Bengawan Solo

” MULAI dari warga yang menggantungkan hidupnya di sungai Bengawan Solo, hingga pelanggan PDAM di sejumlah kecamatan di Blora masih terdampak akibat tercemarnya Sungai Bengawan Solo di Cepu yang diduga berasal dari limbah ciu.”

BLORA,topdetiknews.com – Tercemarnya Sungai Bengawan Solo di Cepu yang diduga berasal dari limbah ciu berdampak langsung kepada warga Blora. Mulai dari warga yang menggantungkan hidupnya di sungai tersebut, hingga pelanggan PDAM di sejumlah kecamatan di Blora  masih ikut terdampak.

Menurut Direktur PDAM Blora,  Yan Riya Pramono saat dihubungi Minggu (12/9) hingga saat ini produksi air PAM yang mengambil air baku dari Bengawan Solo belum bisa maksimal. ‘’Sudah bisa produksi memang namun juga belum normal, sehingga aliran air ke sejumlah pelanggan juga belum bisa lancar semua,’’ jelasnya.

Dikatakan,dengan tercemarnya Bengawan Solo di Cepu, PDAM Blora sempat off produksi. Akibatnya aliran air pelanggan yang berada di wilayah Cepu, Sambong, Jiken, Jepon, bahkan yang berada di Blora Kota yang jaraknya dari Bengawan Solo Cepu mencapai sekitar 34 Km, juga tercemar.

Dari total 2.700 pelanggan PDAM, sebanyak 1.200 pelanggan tidak lagi mendapatkan pasokan air bersih. Yan menjelaskan pihaknya belum dapat memprediksi waktu untuk kembali memproduksi air bersih dari Bengawan Solo dengan normal.

Sementara itu, tercemarnya air Bengawan Solo juga sangat dirasakan oleh sejumlah warga yang menggantungkan hidupnya di sungai tersebut. Sukimin (54), salah seorang pencari ikan di Bengawan Solo menyatakan, tak ada lagi penghasilan yang didapat akibat tercemarnya air tersebut.

Baca Juga :  Usai Sudah Polemik SE Bupati No 141/0167

“Kalau sekarang ya tidak ada penghasilan),” ucap Sukimin ketika ditemui ketika sedang menjala ikan. Dia mengaku, sebelum adanya pencemaran limbah di Bengawan Solo, dirinya mampu meraup penghasilan sekitar Rp 150.000 dalam sehari dengan mencari ikan tersebut. “Hari-hari biasa penghasilan dari mencari ikan di Bengawan antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu,” katanya.

Menurutnya, jenis ikan di Bengawan Solo yang banyak didapat saat menjala diantaranya, ikan gabus, ikan lele, ikan jendil, hingga ikan bader. Akan tetapi, karena air Bengawan Solo tercemar limbah, ikan-ikan tersebut sudah mabuk dan mati, sehingga tampak tidak segar untuk diambil. *)

Reporter : Muji
Editor : Daryanto

No More Posts Available.

No more pages to load.