Waduh …Bengawan Solo Tercemar Lagi, Air PDAM ke 12.000 Pelanggan Kembali Macet

oleh -
AMBIL SAMPEL : Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si cek langsung kondisi Sungai Bengawan Solo di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan yang tercemar. Ambil sampel air untuk selanjutnya akan diuji di laboratorium.

” AIR Sungai Bengawan Solo di Cepu kembali tercemar Minggu (12/7/2021) malam . Akibatnya PDAM kembali off produksi, sehingga aliran air ke 12.000 pelanggan di 5 Kecamatan di Blora macet total.”

BLORA, topdetiknews.com – Sungai Bengawan Solo di Cepu kembali tercemar Minggu (12/7/2021) malam. Akibatnya PDAM kembali off produksi, sehingga aliran air ke 12.000 pelanggan di 5 Kecamatan di Blora macet total.

Direktur PDAM Blora,  Yan Riya Pramono ketika dikonfirmasi Senin  (13/7/2021) mengatakan, karena air di Sungai Bengawan Solo kembali tercemar, pihaknya juga kembali  off atau tidak bisa memproduksi air baku dari Bengawan Solo. ‘’Minggu malam Sungai Bengawan kembali tercemar, kami off lagi,’’ jelasnya.

Begitu ada limbah datang lagi, lanjutnya, PDAM kembali off produksi, sehingga sekitar 12.000 pelanggan yang tersebar di 5 kecamatan belum teraliri.

Diketahui, tercemarnya Sungai Bengawan Solo di Cepu yang diduga berasal dari limbah ciu berdampak langsung kepada warga Blora. Mulai dari warga yang menggantungkan hidupnya di sungai tersebut, hingga pelanggan PDAM di sejumlah kecamatan di Blora  masih ikut terdampak.

Menurut Direktur PDAM Blora,  Yan Riya Pramono ketika air Bengawan Solo kembali membaik sebenarnya Minggu (12/9) meski belum maksimal, PDAM sudah bisa memproduksi air baku dari Bengawan Solo belum bisa maksimal. ‘’Sudah bisa produksi memang namun juga belum normal, sehingga aliran air.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Turun Ke Pasar, Pantau Harga Rempah-Rempah

Dengan off produksi kembali itu, kini aliran air pelanggan yang berada di wilayah Cepu, Sambong, Jiken, Jepon, dan Blora Kota macet.

Cek Lokasi

Sementara itu, prihatin dengan kondisi tercemarnya Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah Kabupaten Blora, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si cek langsung Bengawan Solo  di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan juga  ke instalasi pengolahan air PDAM di Balun, Cepu, Minggu (12/9/2021)

Bupati Arif sempatkan mengambil sampel air sungai dari beberapa lokasi yang berbeda untuk kemudian akan dikirim untuk diuji di laboratorium. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat khususnya pelanggan PDAM atas ketidaknyaman menggunakan air yang dirasa kurang layak ini.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat khususnya pelanggan PDAM, dimana sumber air bakunya tercemar  limbah pabrik di kawasan hulu sungai sehingga air yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan,’’ ungkap Bupati Arief. *)

No More Posts Available.

No more pages to load.