Tolak Rencana Pemkab Gunakan Eks Pasar Induk Untuk Hotel

oleh -67 views
AUDIENSI : Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Forum warga perkotaan Blora, saat menggelar audiensi dengan Pemkab Blora, Senin (16/03/2020).

SEJUMLAH aktivis yang tergabung dalam Forum warga perkotaan Blora (Forkot Blora) menolak dengan rencana pemakaian tanah eks Pasar Induk Blora untuk bangunan hotel. Mereka usul, agar lahan itu dibangun sentra pelayanan usaha menengah, kecil, dan mikro. Yang meliputi display produk-produk yang dihasilkan pelaku usaha UMKM, selain ada tempat untuk pelaku usaha melakukan konsultasi pengembangan produknya.

BLORA, topdetiknews.com – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Forum warga perkotaan Blora (Forkot Blora) menolak dengan rencana pemakaian tanah eks Pasar Induk Blora untuk bangunan hotel. Mereka beraudiensi dengan Sekda dan sejumlah OPD terkait, di Kantor Sekretariat Daerah Blora, Senin (16/03/2020).

Hadir menemui di audiensi itu, Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, dan sejumlah kepala OPD di Blora. Menurut, Ketua Forkot Blora, Joko Supratno, sepanjang ini komunikasi pemerintah sebagai pengambil keputusan kurang begitu maksimal untuk merencanakan pembangunan Blora.

”Seperti dalam merencanakan penggunaan lahan bekas pasar Induk Blora, Pemkab Blora belum maksimal dalam menyerap apa yang menjadi keinginan warga perkotaan terhadap kotanya sendiri. Sehingga muncullah gagasan sepihak dari Pemkab Blora untuk menggunakan lahan tersebut dibangun hotel,” papar Joko.

Dikemukakan, jika investor merasa Kota Blora potensial untuk dibangun perhotelan berbintang, seharusnya bisa menggunakan lahan pinggiran, sebagaimana Kota Cepu yang hotelnya juga banyak yang ada di pinggiran kota.

Tidak Berdampak

Sementara itu alasan penolakan pembangunan hotel di eks Pasar Induk Blora itu, dikemukakan Sekretaris Forkot Blora, Gatot Aribowo. Menurut aktivis demokrasi itu, pembangunan hotel tidak memberikan dampak langsung kepada banyak warga masyarakat.

Baca Juga :  DBD Juga "Mendera" Blora, Dengan 88 Kasus Dengan 2 Kematian