Taktis di WAG

oleh -
Santoso Budi Susetyo S.Sos (Foto/dok)

Oleh : Santoso Budi Susetyo S.Sos

MENGIKUTI obrolan di semua group WhatsApp akan menghabiskan waktu dan energi. Apalagi adakalanya terjadi selisih pendapat, kesalahpahaman karena ada yang baperan bisa memicu perdebatan serta menguras emosi serta pikiran. Dengan tanpa sadar kita terjebak dalam kesia-siaan. Lantas sebaiknya bagaimana ?

WhatsApp adalah fitur smartphone yang paling populer dan banyak digunakan selain media sosial lainnya. Dilengkapi fasilitas kirim foto, file dan lain sebagainya dengan mudah dan cepat mengoperasikannya. Juga kemudahan berkomunikasi dengan cepat dengan banyak orang dalam satu waktu melalui group atau WAG nama populernya.

Saya adalah anggota WAG yang banyak jumlahnya. Atas dasar profesi, organisasi, peminatan atau kepentingan insidentil menjadi alasan orang membuatnya.

Beberapa diantaranya yang membuat sekaligus menjadi admin adalah saya sendiri. Tapi sebagian besarnya karena dimasukkan oleh teman atau saudara.

Jika saya klasifikasi berdasarkan kepentingan, sebagian kecil penting sebagian lagi cukup penting dan sebenarnya banyak yang kurang penting.

Penting dan tidak penting itu sebenarnya relatif. Group profesi atau pekerjaan menjadi paling penting sehingga menuntut kita ikut aktif. Yang dibuat karena kepentingan insidentil menjadi prioritas dalam waktu terbatas. Misal group kepanitiaan yang dituntut berkomunikasi dan bekerja secara efektif serta tuntas.

Baca Juga :  Target Vaksin di Blora Baru Capai 106.155 Orang