Songsong Bandara Ngloram Operasional 2021, Perencanaan Aerotropolis Harus Segera Dilakukan

oleh -228 views
judul gambar

Oleh : Djati Walujastono

” TAHUN 2021 Bandara Ngloram sudah siap dioperasikan sebagai bandara umum yang dikelola oleh UPBU (Unit Penyelenggara Bandar Udara). Dengan dioperasikan Bandara Ngloram tahun depan, maka sebaiknya Eksekutif dan Legislatif dan Stake holder yang lain untuk menyiapkan sebaik-baiknya dalam perencanaan jangka panjang yaitu memasukkan konsep Aeroptropolis di dalam RTRW Kabupaten Blora dan RDTR di 3 Kecamatan.

PEMBANGUNAN  Bandara Ngloram dilanjutkan di tahun 2020 ini. Diantaranya, dengan memperpanjang Runway menjadi sekitar 1600 m untuk pesawat ATR 72 (pesawat Turbo Prop).

Juga sejumlah pembangunan lainnya,  seperti pembangunan gedung Terminal tahap 1, rekonstruksi Apron dan Taxiway, pemenuhan RESA Threshold Runway, pembuatan akses jalan masuk, pengadaan dan pemasangan AFL (Airfield Lighting System).

Termasuk pemangunan  gedung PKP-PK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan-Pemadam Kebakaran)  dan lain sebagainya.

Runway adalah sebuah wilayah berbentuk persegi panjang pada permukaan tanah bandara yang disiapkan untuk pesawat take off/ (lepas landas) dan landing/mendarat.

Apron adalah suatu wilayah tertentu pada tanah bandara udara yang ditujukan untuk mengakomodasi pesawat dalam  kepentingan menaikkan dan menurunkan penumpang, surat atau kargo, serta untuk mengisi bahan bakar, parkir dan perawatan pesawat.

Taxiway adalah suatu jalur tertentu di permukaan bandara yang dibangun untuk pesawat Taxiing (meluncur di Taxiway) dan ditujukan untuk menjadi penghubung antara satu bagian dan bagian lainnya di bandara.

Baca Juga :  16 Isu Pokok Dampak Reaktivasi Bandara Ngloram (Cepu)