Seorang Perawat Terpapar Covid, Puskesmas Kunduran Tutup

oleh -232 views
Puskesmas Kunduran : foto/dok

Penulis : Muji
Editor : Daryanto

” PUSKESMAS Kecamatan Kunduran, Blora, Jawa Tengah, untuk sementara pelayanan kesehatan di tempat itu tutup hingga tanggal 17 Agustus 2020 mendatang. Hal itu disebabkan, seorang perawat di Puskesmas setempat diduga terpapar Covid-19…... ”

BLORA, topdetiknews.com – Diduga seorang perawat di Puskesmas Kecamatan Kunduran, Blora, Jawa Tengah, terpapar Covid-19. Untuk itu sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas setempat tutup hingga tanggal 17 Agustus 2020 mendatang.

Kepala Dinkes Blora, Lilik Hernanto SKM Mkes, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang perawat di Puskesmas Kunduran yang terpapar Covid-19 dan membuat untuk sementara layanan di Puskesmas setempat tutup sementara. ”Ya memang benar, Senin rencana saya akan press release ,” tandasnya.

Sementara itu, hingga Minggu (9/8/2020), pukul 13.58 WIB, berdasarkan monitoring data Covid -19 Kabupaten Blora, jumlah kasus Covid-19 di Blora mencapai 162 orang.

Dari angka itu, 119 diantaranya dinyatakan sembuh, meninggal dunia 10 orang, dan 33 orang masih menjalani perawatan (2 di rumah sakit dan 31 isolasi menadiri di rumah).

Diketahui, angka kesembuhan penderita Covid-19 di Blora cukup menggembirakan, yakni mencapai angka 67 persen. Sementara untuk angka kematian mencapai 5,88 persen.

Meski demikian, Kepala Dinkes Blora, Lilik Hernanto SKM Mkes, berpesan kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker saat beraktivitas di luar, jaga jarak dan sering cuci tangan sesering mungkin.

Hingga Jumat (07/08/2020), jumlah kasus yang ada 153 kasus, namun angka kesembuhannya mencapai 67 persen, yakni 103 penderita dinyatakan sembuh.

Dari kasus itu, jumlah penderita yang meninggal 9 orang (5.88 %). Sementara itu yang masih dirawat di RS 8 orang, isolasi mandiri 33 orang. ”Untuk kasus baru tersebar di Cepu, Japah, dan Kecamatan Kunduran,” jelas Lilik Hernanto SKM Mkes. *)

Baca Juga :  Tujuh Pelanggaran Yang Akan Ditindak di Operasi Zebra Candi 2020