Polemik Seragam, Bupati Blora Turun Tangan

oleh -
Bupati Blora, Arief Rohman, SP, M.Si

Pengadaan seragam di sekolah, menjadi perbincangan santer beberapa hari lalu. Isu yang menghembuskan ada sekolah negeri yang menjual seragam hingga mencapai harga Rp 800.000,- . melihat hal tersebut malah santer diperbincangkan Bupati Blora segera lakukan Tindakan.

BLORA, Topdetiknews.com – Melihat persoalan seragam yang tak kunjung reda, Bupati Blora, Arief rohman segera lakukan Tindakan. Terlihat hari ini (7/8), Bupati Blora mengumpulkan elemen pendidikan yang berhubungan dengan permasalahan yang santer diperbincangkan saat ini.

Hadir dalam pertemuan terbatas tersebut antara lain, Ketua Komisi D DPRD Blora, Ahmad Labib Hilmy, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo, S.STP, MA. Ketua Dewan Pendidikan Masugiarto, Ketua MKKS SMP, Andreas Sutrasno, S.Pd., M.M.Pd. perwakilan kepala sekolah

Bupati memberikan kesempatan setiap undangan untuk mengemukaan perihal seragam tersebut. dimulai dari Singgih Hartono dan semua yang hadir mengemukakan perihal permasalahan seragam.

setelah mendengar permasalahan yang dikemukakan di ruang rapat dinas Pendidikan (7/8) Bupati Blora, Arief rohman ambil keputusan biaya seragam diminta dikembalikan ke orangtua murid.

“Biaya seragam bisa dikembalikan kepada orangtua murid, kalau kemarin kemahalan bisa dikembalikan selisihnya ke orangtua,” Tegasnya

“untuk orangtua yang tidak mampu, kita akan bantu,” tambahnya

Bupati Blora juga menjelaskan tentang Batik yang akan digunakan seragam sekolah maupun seragam OPD kedepannya.

“Terkait dengan batik, kita harapkan bisa gunakan konten lokal, diblora in ikan banyak pengrajin batik, selain sekolah untuk OPD se kabupaten Blora juga akan kita perintahkan untuk menghidupkan UMKM ini untuk memesan batik dari local Blora,” tutupnya *)

Baca Juga :  Bupati Blora Kejar Target Vaksinasi di Angka 50 %

No More Posts Available.

No more pages to load.