Mereka Yang Menjadi “Benteng” Penyebaran Covid-19 di Penyeberangan Perahu Tradisional Bengawan Solo

oleh -23 views
LAKUKAN PENJAGAAN : Petugas dari Polsek dan Koramil Kradenan, Blora terus lakukan penjagaan penyeberangan perahu tradisional di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. || Foto : topdetiknews.com/Muji

” SEJAK merebaknya Covid-19, tempat penyeberangan perahu tradisional di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora dijaga ketata petugas gabungan dari TNI,Polri, relawan dan Puskesmas. Bahkan di lokasi itu juga didirikan posko pemeriksaan kesehatan.

SEBELUM adanya wabah Covid-19, area penyeberangan perahu tradisional di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora, memang sudah dilakukan pemantauan dan pengamanan. Hanya waktu itu, aparat lebih fokus dari sisi keamanan

Kini, sejak merebaknya Covid-19, petugas gabungan dari TNI,Polri, relawan dan Puskesmas, lebih meningkatkan penjagaan. Bahkan di lokasi itu juga didirikan posko pemeriksaan kesehatan.

Seperti yang dilakukan aparat gabungan dari Polsek Kradenan Polres Blora dan Koramil Kradenan Kodim 0721/Blora, yang terus melakukan penjagaan, Senin (11/5/2020). Dan seolah bak “benteng”, untuk meminimalisir penyebaran Covid -19 masuk wilayah Blora.

Cukup strategis memang jalur penyeberangan perahu tradisional di Desa medalem itu untuk pintu masuk warga dari luar Blora, seperti Ngawi, Bojonegoro dan Madiun Jawa Timur. Disaat, aparat gabungan menyekat jalur utama masuk wilayah Blora.

Sehingga, seperti dikemukakan Kapolsek Kradenan, AKP Sugiharto,SH, penjagaan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencegah persebaran Covid -19 yang dimungkinkan bisa dibawa oleh warga dari wilayah perbatasan.

Baca Juga :  170 Desa di Blora Alami Kekeringan