Jika PPP Berlabuh ke Umat di Pilbup Blora ….

oleh -136 views
Foto || topdetiknews.com/dok

Editor : Daryanto

” KABAR yang hampir pasti, di Pilbup Blora 2020, 9 Desember mendatang, rekom PPP akan ke pasangan Umat (Umi – Agus) yang selama ini sudah diusung oleh Nasdem dan Gerindra. Lantas bagaimana sisa Parpol yang ada, yakni Golkar (5 kursi), Demokrat (3 kursi), Hanura (2 kursi) dan Perindo (1 kursi) ….?

BLORA, topdetiknews.com – Hingga saat ini masih belum jelas berapa pasangan calon yang akan tampil di Pilbup Blora 2020 mendatang. Menyusul ada informasi bahwa diluar pasangan Umi – Agus (Nasdem – Gerindra) dan Arief – Etik, nama panggilan akrab Tri Yuli Setyowati (PDIP – PKB – PKS), masih ada lima Parpol (PPP – Golkar – Demokrat – Hanura – Perindo) yang masih tarik ulur.

Ketua DPD Golkar Blora, Siswanto Spd, menjelaskan masih belum jelas koalisi yang akan dibangun Golkar. Menurutnya masih ada lima Parpol yang tarik ulur, ”semua masih belum jelas, masih ada tarik ulur 5 Parpol,” jelasnya Sabtu (22/08/2020). Dikatakan, hingga saat ini masih ada 3 calon di Golkar.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Bora, H. Abunafi ketika dikonfirmasi terkait rekom dari PPP akan jatuh ke Umat atau bahkan akan koalisi dengan Golkar mengusung pasangan tersendiri, mengatakan, ”Insya Allah ke Umat, Lik. Hanya, kapan mau diserahkan saya belum dapat kabar,” tandasnya .

Pertanyaannya sekarang, bagaimana jika PPP memang berlabuh atau gabung koalisi Nasdem – Gerindra ? Jika hal itu terjadi, naga-naganya hampir dipastikan akan ada dua pasang calon di Pilbup Blora 2020 Mendatang. Yakni Umat dan Artys.

Sebenarnya masih ada sisa 4 Parpol dan jika berkoalisi bisa mengusung calon memang, yakni Golkar – Demokrat – Hanura dan Perindo. Hanya saja, belakangan ini ada kabar bahwa Hanura dan Perindo hampir pasti ikut koalisi dengan PDIP – PKB – PKS.

Jika saja hal ini terjadi, nasib Golkar yang awalnya sempat terdengar kabar gabung dengan koalisi pasangan Arief – Tri Yuli Setyowati (Artys), namun di pertengahan jalan menjadi “abu-abu”, kelak akankah kembali dengan koalisi awal ? Demikian juga bagaimana untuk Demokrat yang mempunyai tiga kursi di DPRD Blora ? *)

Baca Juga :  Nggambleh