Hasil Asesmen Sudah Keluar, Penataan Pejabat Eselon II Blora Segera Dilakukan

oleh -
H. Arief Rohman MSi

” PENATAAN pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Blora semakin dekat. Saat ini hasil asesmen terhadap 18 pejabat eselon 2 dengan menggandeng bagian SDM Mabes Polri sudah keluar.”

BLORA, topdetiknews.com  – Detik-detik penataan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Blora semakin dekat. Saat ini hasil asesmen terhadap 18 pejabat eselon 2 dengan menggandeng bagian SDM Mabes Polri sudah keluar.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, menyatakan bahwa hasil asesmen terhadap 18 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Blora memang sudah keluar. ‘’Hasilnya sudah keluar,’’ tandasnya, Selasa (13/9)

Untuk selanjutnya, demikian Bupati Arief, dari hasil penilaian itu akan digodog dalam minggu ini. Timsel akan mengkhususkan pejabat-jebat itu ada dimana penempatannya yang sesuai, ‘’penempatan akan disesuaikan dengan hasil yang ada di Mabes polri kemarin.’’

Ditanya apakah dari 18 pejabat eselon II itu ada yang tidak lulus ? Bupati menyatakan hasilnya hanya mensyaratkan sangat potensial, potensial. Kalau ada yang nilainya dan dibawah 60 itu perlu untuk pembinaan, perlu untuk penyempurnaan.

‘’Jadi tentunya satu per satu saat ini sudah dimonitor, dan itu akan menjadi dasar agar lebih mudah untuk penempatan nantinya di jabatan yang akan dituju. Ada mungkin yang tetap, ada mungkin digeser,’’ pungkas Bupati.

Mabes Polri

Sebagaimana dibertiakan, penataan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Blora besar kemungkinan akan dilakukan oleh  Bupati Blora, Arief Rohman di pertengahan September 2021. Pihaknya menggandeng bagian SDM Mabes Polri untuk menilai kinerja 18 pejabat eselon 2 yang ada di pemerintahannya saat ini.

Baca Juga :  Peduli Adaptasi Kegiatan Baru, BRI Bantu Sejumlah Sarpras 3 Pasar di Blora

Diperkirakan proses asesmen setidaknya akan selesai pada minggu awal bulan September. “Kita ingin pengangkatan pejabat ini ya tidak berdasarkan like and dislike, tapi kita juga ingin tahu kompetensi masing-masing pejabat. Tentunya kita ingin menghasilkan pejabat yang punya kualifikasi dan kemampuan,” ucap Arief Rohman.

Menurutnya, Polri sebagai institusi yang mempunyai rekam jejak bagus dalam pembinaan karier. Untuk itu Blora yang perlu suatu sistem dan cara menilai kompetensi seorang ASN, sehingga dibutuhkan lembaga yang kredibel yang diharapkan mampu memotret kemampuan dan potensi individu ASN.

Selain dari Mabes Polri, Pemkab Blora juga melibatkan perguruan tinggi untuk mendampingi asesmen yang akan dilaksanakan mulai Selasa (31/8/2021) tersebut.

Sebanyak 18 pejabat eselon 2 yang diundang untuk mengikuti tahapan uji kompetensi dan penilaian kinerja tersebut, masing-masing Samgautama Karnajaya (Kepala DPUPR), Reni Miharti (Kepala Dinas Pertanian), Sugiyono (Kepala Dinkominfo), Purwanto (Kepala DPMPTSP), Henny Indriyanti (Asisten Administrasi Umum), Kunto Aji (Inspektur Daerah).

Selanjutnya Winoto (Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik).Kemudian Slamet Pamudji (Kepala Dinporabudpar), Gundala Wijasena (Kepala Disnakikan), Suryanto (Asisten Ekonomi dan Pembangunan), Hendi Purnomo (Kepala Disdik), Pratikto Nugroho (Kepala Dinrumkimhub), Sarmidi (Kepala Dindagkop UKM), Achmad Nurhidayat (Kepala Dindalduk KB), Aunur Rofiq (Kepala DPK), Djoko Sulistiyono (Kepala Satpol PP), Indah Purwaningsih (Kepala Dinsos P3A), dan terakhir Hariyanto (Kepala Dinas PMD). *)

Penulis : Muji
Editor : Daryanto

No More Posts Available.

No more pages to load.