Fantastis, Rp14M Guna Perluasan Bandara Ngloram

oleh
Bupati & Wabup

Untuk nominal ganti ruginya bervariasi, yakni mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 2 Miliar. “Setelah ini ke depan ada keinginan untuk adanya perpanjangan landasan pacu, kita coba ajukan lagi,” imbuh Bupati Arief.

APBN

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru, Ariadi Widiawan menjelaskan, pembebasan lahan seluas 3,8 Hektar tersebut bersumber dari APBN. Dikatakan, pembebasan lahan tersebut penting, untuk keselamatan penerbangan.

“Mudah-mudahan dengan pembebasan lahan ini dapat menambah keselamatan penerbangan, karena tanah yang dibebaskan adalah antara gedung Unit kerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dengan apron kami,” ujar Ariadi.

Bupati Blora

“Saya ucapkan terima kasih sudah mensupport secara luar biasa, saya ucapkan terimakasih kepada kawan kawan dari ATR BPN dari camat, Danramil, Polsek Cepu dan kades sehingga pembangunan bandara ngloram yang kemarin diresmikan presiden akan tetap kita lanjutkan,” tambah Ariadi.

Baca Juga :  Bawaslu RI Apresiasi Kinerja Bawaslu Blora

Diungkapkan, untuk menunjang operasional Bandara Ngloram ke depannya,ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Seperti halnya dukungan gedung administrasi dan operasional, hingga perpanjangan landasan bagi pesawat.

“Pembebasan lahan ini bukan untuk perpanjangan landasan. Saat ini kita mempunyai 1.500 Meter. Ada keinginan kami untuk memperpanjang agar private jet bisa full kapasitas turun di Bandara Ngloram, yakni menambah sekitar 100-200 Meter,” jelas Ariadi Widiawan.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.