Dua Lembaga Survei Unggulkan Pasangan Artys

oleh -127 views
JUMPA PERS : Pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (ARTYS) yang maju di Pilkada Blora 2020, gelar jumpa pers dengan para insan media di Blora, Rabu (2/12/2020). Hadi di kesempatan itu pengurus DPD PDIP Jawa Tengah, Grengseng.

” SEPEKAN Jelang  pemungutan suara Pilkada Blora 2020, pasangan ARTYS (Arief Rohman – Tri Yuli Setyowati) yang diusung PKB, PDI Perjuangan, PKS, Perindo dan PAN masih diunggulkan untuk memperoleh suara terbanyak berdasarkan penelitian oleh dua lembaga survey. Yakni dari Pandhawa Research menyebutkan perolehan 59,3 persen, sementara dari Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) menyebut angka 58,8 persen..

BLORA, topdetiknews.com   – Kubu PDIP “super” yakin jagonya yang diusung di Pilkada Blora yang akan digelar tanggal 9 Desember 2020 mendatang, yakni pasangan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (ARTYS), akan menang. Adanya isu politik uang, kubu PDIP nyatakan tidak risau.

Hal itu dikemukakan oleh pengurus DPD PDIP Jawa Tengah, Grengseng, di sela-sela acara konferensi pers penyampaian hasil survei Pemilukada Blora oleh pasangan ARTYS di rumah makan Saung Mekarsari, Kelurahan Karangjati, Blora Kota, Rabu (2/12/2020).

Dikemukakan Grengseng, justru pihak PDIP menunggu jika memang akan ada politik uang, supaya nanti rakyat benar-benar bisa merasakan pesta lima tahunan. ‘’Kami tidak mempersoalkan jika ada politik uang, bahkan kami menunggu. Biar nanti masyarakat juga berpesta, tapi jangan harap akan bisa merubah pemilih,’’ tandasnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, kenapa di Pemilukada sebelumnya calon yang diusung PIDP selalu kalah ? Grengseng menyatakan, bahwa PDIP saat sangat berbeda dengan dulu.  ‘’Kalau di Pemilukada sebelumnya kalah, itu karena ada sesuatu yang tidak benar, dan saat ini sudah dibenahi,’’ imbuh Grengseng.

Hasil Survey

Sementara itu, sepekan jelang  pemungutan suara Pilkada Blora 2020, pasangan ARTYS (Arief Rohman – Tri Yuli Setyowati) yang diusung PKB, PDI Perjuangan, PKS, Perindo dan PAN masih diunggulkan untuk memperoleh suara terbanyak berdasarkan penelitian oleh dua lembaga survey.

Dalam konferensi pers Rabu siang (2/12/2020) di Rumah Makan Mekar Sari Blora, lembaga survei Pandhawa Research yang berkantor pusat di Jl. Simatupang Jakarta Selatan menyampaikan bahwa indikator tingkat dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Blora ada yang turun dan ada yang naik.

Untuk pasangan nomor 1 ASRI (Dwi Astutiningsih – Riza Yudha Prasetya) yang diusung Demokrat, Golkar, dan Hanura , pada bulan September lalu memperoleh tingkat dukungan 2,7 persen, dan naik menjadi 9,3 persen di bulan November 2020.

Sedangkan pasangan nomor 2 ARTYS (Arief Rohman – Tri Yuli Setyowati) pada September 2020 mendapatkan tingkat dukungan 46,8 persen, meningkat menjadi 59,3 persen pada November 2020.

Selanjutnya untuk pasangan nomor 3 UMAT (Umi Kulsum – Agus Sugiyanto) pada September 2020 memperoleh tingkat dukungan 25 persen, dan pada November 2020 menurun menjadi 20,2 persen.

Namun demikian jumlah pemilih yang belum memutuskan pilihan atau merahasiakannya juga masih tinggi, yakni 23,5 persen pada September 2020, dan 11,1 persen di November 2020. Angka 11 persen ini masih sangat mungkin diperebutkan oleh ketiga pasangan calon.

Sedangkan untuk indikator tingkat pengenalan (dikenal atau tidak) di November 2020, lembaga survei Pandhawa Research menyampaikan datanya, untuk calon Bupati nomor 1 Dwi Astutiningsih mendapatkan angka 51 persen, calon Bupati nomor 2 Arief Rohman mendapatkan angka 91,6 persen, dan calon Bupati nomor 3 Umi Kulsum mendapatkan angka 70,2 persen.

Kemudian untuk calon Wakil Bupati nya, nomor urut 1 Riza Yudha Prasetya mendapatkan tingkat pengenalan 46,1 persen, nomor urut 2 Tri Yuli Setyowati mendapatkan 69,3 persen, dan nomor urut 3 Agus Sugianto dengan 52,4 persen.

Penelitian yang dilakukan Pandhawa Research ini dilaksanakan pada tanggal 23-26 November 2020, dengan teknik multistage random sampling, yang mana sampel berjumlah 440 responden yang tersebar di seluruh wilayah Blora. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Margin of error sebesar kurang lebih 4,8 persen. 

Selanjutnya untuk lembaga survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) mengeluarkan hasil penelitian dengan mengambil indikator tingkat popularitas kandidat dan elektabilitas pasangan calon.

Untuk indikator popularitas, PusDeHAM menempatkan Arief Rohman sebagai calon Bupati yang paling populer dengan angka 96,4 persen. Disusul Umi Kulsum 91,5 persen, dan Dwi Astutiningsih sebesar 64,9 persen.

Adapun popularitas calon Wakil Bupati, paling tinggi Tri Yuli Setyowati sebanyak 70,3 persen, disusul Agus Sugiyanto sebanyak 61,8 persen, dan Riza Yudha Prasetia sebanyak 55,1 persen.

Sedangkan tingkat elektabilitas pasangan calon, menempatkan pasangan ARTYS dengan raihan angka 58,8 persen, disusul pasangan UMAT sebanyak 29,4 persen, kemudian pasangan ASRI sebanyak 5,5 persen, serta menyisakan 6,3 persen suara yang belum menentukan pilihan.

Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) dalam melaksanakan penelitiannya mengambil data pada tanggal 24 Oktober sampai 2 November 2020 di seluruh wilayah Desa/Kelurahan se Kabupaten Blora kepada penduduk yang berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah.

“Jumlah sampel yang kami ambil sebanyak 1000 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 3 persen. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah sampel acak bertahap (multistage random sampling) berdasarkan wilayah desa/kelurahan se Kabupaten Blora, kemudian diambil unit dibawahnya seperti dukuh, RW, RT dan seterusnya hingga terpilih responden yang akan diwawancarai,” terang Veri Dwi Susanto, perwakilan PusDeHAM.

Melihat hal tersebut, pasangan ARTYS menyatakan puas dan akan menjadikan hasil survey itu  sebagai dasar langkah ke depan agar saat hari H pemungutan suara nanti bisa memperoleh angka yang maksimal. *)

Penulis : Bagas Pratama
Editor : Daryanto