Waktu pelajaran pun sangat terbatas, yakni hanya satu bulan sekali. Untuk tempatnya menggunakan rumah Bu Sarmidah, salah satu warga desa Gayam yang rela rumahnya digunakan untuk ruang kelas.
Gayung bersambut. Apa yang menjadi semangat Kanit Binmas Mulyono juga disambut dengan suka cita ibu-ibu yang ingin bisa membaca. Seperti dikemukakan Sarmidah yang mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut.
”Nggeh remen Pak, diajari maos Pak Polisi (ya senang Pak diajari membaca Pak Polisi -red),” ungkapan senang Sarmidah dalam bahasa Jawa. (Aan/B34/-red)