Babinsa Yang Peduli Dengan Penghijauan di Boyolali Utara

oleh -58 views
ANAK-ANAK : Serda Darmawan, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, ajak serta anak-anak di wilayah Boyolali Utara untuk gemar menanam pohon .

” SOSOK Bintara Pembina Desa (Babinsa) milik Kodim 0724/Boyolali ini, di sela-sela tugasnya peduli dengan penghijauan di  wilayah Boyolali Utara.  Adalah Serda Darmawan, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali itu. ….”

Inilah sosok Bintara Pembina Desa (Babinsa) milik Kodim 0724/Boyolali, yang disela-se;a tugasnya peduli dengan penghijauan di  wilayah Boyolali Utara.  Adalah Serda Darmawan, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali.

Sudah sekitar 2,5 tahun ini, sejak keluar dari satuan sebelumnya, yaitu Batalyon-14 Grup-1 Kopassus, ke Kodim 0724/Boyolali, Serda Darmawan membuat berbagai gerakan untuk menghijaukan alam.  Khususnya di Boyolali Utara guna merawat dan memperbaiki kondisi air di wilayah tersebut.

Melalui komunitas Boy Green yang diprakarsai, dia membuat kebun pembibitan sendiri di tempat tinggalnya. Dan melalui program ‘Sedekah Biji Berbuah Pahala’ yang dibuatnya, ia berusaha menggerakkan masyarakat agar peduli terhadap alam dengan mengumpulkan biji buah-buahan yang telah dimakan,  lalu disedekahkan ke kebun pembibitan Boy Green.

Berbagai jenis bibit pohon buah yang telah diproduksi di kebun pembibitan Boy Green, seperti diantaranya Kurma, Durian, Alpukat, Jambu mete, Sirsak, Pete, Jengkol, Kelengkeng, Rambutan. Di kebun pembibitan Boy Green itulah juga dikembangkan jenis pohon langka yang sudah puluhan tahun punah yaitu pohon Lerak. Diketahui, pohon lerak selama ini dikenal mempunyai berfungsi mengurangi pencemaran air.

Serda Darman mengaku, tidak mudah untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap alam. Meskipun sudah tersedia berbagai jenis bibit pohon buah gratis, namun masih cukup sulit untuk mengajak masyarakat agar mau menanamnya.

Tidak patah arang, Serda Darmawan membuat beberapa program untuk gerakannya, seperti  Gerakan Tanam Pohon Buah, Pengasuh Pohon Balita, Berbagi Pohon Kehidupan. Bahkan, di bulan Februari ini ia membuat program  “Green Valentine 2021”.

Selama ini, Serda Darmawan juga bagi-bagi pohon buah jenis unggul ke warga. Seperti Durian Musang King, Kelengkeng merah, Kelengkeng New Kristal, Alpukat Aligator, Jambu Kristal, dan banyak lagi jenis lainnya. ‘’Semua itu kami lakukan dengan harapan pohon-pohon tersebut dirawat hingga tumbuh besar dan bermanfaat serta dijadikan prasasti yang selalu diingat hingga usia tua nanti.

Dia mengatakan, sudah ribuan pohon buah yang ia distribusikan kepada masyarakat khususnya di wilayah Boyolali Utara. Baik yang ditanam di perbukitan, pinggir jalan, pinggir sungai, pinggir lapangan, pinggir embung, pinggir mata air, maupun yang didistribusikan sebagai souvenir hadiah ulang tahun.

Berbagai organisasi dan komponen yang ada di masyarakat diajak untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon. Baik TNI, Polri, Pramuka, Komunitas Lingkungan, Perangkat Desa, dan banyak komponen masyarakat lainnya, serta tidak pernah ketinggalan adalah istri dan anaknya.

Memberikan Edukasi

Tidak hanya menanam dan membagikan pohon saja yang ia lakukan di Boyolali Utara, Serda Darmawan juga selalu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menanam dan merawat pohon buah yang baik agar bisa memberikan hasil yang optimal disaat panen.

Serda Darmawan mengaku, gerakan penghijauan dengan menanam pohon buah dia lakukan bukan tanpa maksud. Menurutnya, masyarakat lebih cenderung untuk menebang pohon daripada menanamnya, namun apabila yang ditanam adalah pohon buah maka kemungkinannya kecil untuk ditebang, karena yang dihasilkan adalah buah. Fungsinya, selain akarnya bisa menyerap air, daunnya pun bisa memproduksi oksigen dan menjaga kelembaban udara, serta buahnya bisa dipanen untuk memenuhi kebutuhan keluarga. ‘’Untuk itu menurut saya, penanaman pohon buah sangatlah cocok untuk konservasi alam di lingkungan yang berpenduduk,’’ paparnya.

Terpisah, Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf. Aris Prasetyo, S.I.P. M.I.P. sangat mengapresiasi terhadap kegiatan apa yang dilakukan oleh Serda Darmawan tersebut. Dia berharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya di wilayah Boyolali Utara, ‘’Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari 8 Wajib TNI yaitu menjadi pelopor dalam usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,’’ tandasnya.

Diketahui, selama ini kekeringan sering melanda wilayah Boyolali di musim kemarau. Sedikitnya ada 8 kecamatan yang ditetapkan sebagai status siaga keadaan darurat bencana kekeringan atau kekurangan air bersih. Masing-masing, Kecamatan Juwangi, Kemusu, Wonosegoro, Karanggede, Andong, Musuk, Tamansari, dan Kecamatan Wono Samudro. Dari 8 kecamatan tersebut, sebagian besar berada di wilayah Boyolali Utara.

Hampir setiap musim kemarau masyarakat selalu mengandalkan suplai air untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya, jangankan untuk mandi untuk minum saja mereka susah mendapatkannya. Dengan apa yang dilakukan Serda Darmawan anggota seorang anggota Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali itu, diharapkan mampu untuk ikut   mengatasi permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya di Boyolali Utara. *)

Penulis : Muji
Editor : Daryanto

No More Posts Available.

No more pages to load.