33 Warga Blora Teridentifikasi Terserang Demam Berdarah

oleh -
FOGGING : TNI bantu Dinkes Blora saat fogging ke rumah-rumah warga yang dilaporkan di wilayah tersebut ada yang terserang Demam Berdarah.

” HINGGA Februari tercacat ada 33 warga Blora yang teridentifikasi terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari jumlah itu ada 6 orang yang dinyatakan DBD, sementara sisanya masuk kategori Demam Dengue… ”

BLORA, topdetiknews.com – Di tahun 2021 ini, hingga Februari tercacat ada 33 warga Blora yang teridentifikasi terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari jumlah itu ada 6 orang yang dinyatakan DBD, sementara sisanya masuk kategori Demam Dengue.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Sutik, di tahun 2021 ini, hingga awal Februari, tercatat ada 6 warga yang terserang DBD. Dijelaskan, sebenarnya ada 33 orang yang teridentifikasi DBD, hanya saja yang lainnya masuk kategori Demam Dengue.

‘’Untuk yang masuk kategori  Demam Dengue sebenarnya sama dengan DBD, hanya belum parah. Trombositnya belum naik 20 persen’’ jelas Sutik, Selasa (09/02/2021). Namun demikian, seluruh warga Blora diminta untuk waspada dengan potensi merebaknya serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan seperti saat ini.

Sekedar diketahui, di tahun 2020, hingga awal bulan November 2020, tercatat ada 109 kasus DBD di Blora dengan dua angka kematian. Menurut Sutik, untuk kasus kematian akibat serangan DBD di tahun 2020, semuanya berasal dari Desa Beganjing, Kecamatan Japah.

Tiga kecamatan yang angka DBD nya tertinggi di tahun 2020, lanjut Sutik, adalah Kecamatan Blora, Cepu dan Ngawen. ”Ini perlu menjadi perhatian semua dan warga masyarakat perlu aktif melakukan tindakan pencegahan,” pesannya.

Baca Juga :  Di Blora, 5 Sekolah Akan Dijadikan Pilot Project Pembelajaran Tatap Muka

Untuk itu, dia mengingatkan, soal Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) harus terus ditingkatkan, karena upaya pencegahan serangan DBD yang paling tepat adalah dengan rajin melakukan PSN. *)

Penulis : Muji
Editor : Daryanto