2022, Ngloram Siap Operasional Penuh

oleh -9 views
TINJAU LAPANGAN : Komisi D DPRD Jawa Tengah yang dipimpin Alwin Basri, tinjau pembangunan lapangan terbang Ngloram, Cepu, Rabu (22/01/2020).
>Tampung 4 pesawat ATR 72-600 dan 2 pesawat Boeing 737-600

CEPU,topdetiknews.com – Kepala Satker Pelaksana Proyek Bandara Ngloram, Cepu, Blora, Abdul Rozaq menjelaskan, rencana pembangunan lanjutan aktivasi Lapangan Terbang Ngloram di tahun 2020 adalah membangun runway hingga panjangnya mencapai 1600 Meter dengan lebar 30 M.

”Pembangunan ini ditargetkan selesai pada tahun 2021, dan tahun 2022 sudah siap dioperasionalkan penuh,” tandas Rozak ketika menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Jawa Tengah, di Ngloram, Rabu (22/01/2020).

Menurutnya, disamping membangun runway tersebut, pihaknya juga mengupayakan pembangunan fasilitas penunjang lainnya. Diantaranya, pembangunan gedung kantor, terminal, jalan akses bandara, tempat ibadah dan tempat parkir. ”
Di tahun 2020 ini kami melaksanakan pembangunan terminal penumpang dengan pagu anggaran sekitar Rp 30 miliar,” jelas Abdul Rozaq .

Saat ini, lanjutnya, Bandara Ngloram memiliki runway sepanjang 1.200 Meter x 30 Meter, dan belum memiliki terminal penumpang. Ke depannya, akan dilakukan 4 tahap pengembangan Bandara Ngloram.

Diperluas

Tahap pertama, runway akan diperluas menjadi 1.400 Meter x 30 Meter, Apron 84 Meter x 60 Meter. Selain itu juga pembangunan terminal penumpang seluas 240 Meter persegi dengan kapasitas lebih dari 50.000 penumpang per tahun. ”Tahap ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020, agar dapat segera dioperasikan menjadi bandara komersiil,” ucap Abdul Rozaq.

Tahap kedua, lanjut Rozaq, kembali dilakukan pengembangan runway menjadi 1.600 Meter x 30 Meter, Apron menjadi 127 Meter x 90 Meter, terminal penumpang menjadi 2.013 Meter persegi dengan kapasitas 138.562 penumpang per tahun.

Sementara itu, untuk tahap ketiga, runway diperluas menjadi 1.850 Meter x 45 Meter, Apron menjadi 168 Meter x 90 Meter, termasuk terminal penumpang menjadi 3.726 Meter persegi dengan kapasitas 237.390 penumpang per tahun.

Baca Juga :  Penanganan Dampak Covid-19 di Kabupaten Blora

Tahap terakhir nantinya, direncanakan runway akan memiliki panjang 2.000 Meter x 45 Meter, Apron seluas 168 Meter x 90 Meter akan difasilitasi untuk dapat menampung 4 pesawat ATR 72-600 serta dua pesawat Boeing 737-600. Terminal penumpang luasnya akan menjadi 5.216 Meter persegi dengan kapasitas 420.551 penumpang per tahun. (Bagas/C24-red)