176 Warga Kelurahan Kauman Terima BST Kemensos Tahap 4 dan 5

oleh -74 views
MENDAMPINGI : "Trio Kauman", yakni Kepala Kelurahan (Kalur) Kauman, Kecamatan Blora Kota, Marthin Ukie Andhana SE, M.Si, Pelda Sunarto dan Bhabinkamtibmas, Bripka Ahmad Nur Kholik SH dampingi salah satu warga, Darmin, warga RT 1 / RW 5, Dukuh Dluwangan, saat terima pembagian BST dari Kemensos RI tahap 4 dan 5 di kantor Pos Blora, Rabu (26/08/2020). || (Foto : topdetiknews.com/Muji)

Penulis : Muji
Editor : Daryanto

” PASTIKAN tidak ada persoalan para warga dibawah naungannya, Kepala Kelurahan (Kalur) Kauman, Marthin Ukie Andhana SE, M.Si, Peltu Sunarto dan Bhabinkamtibmas, Bripka Ahmad Nur Kholik SH dampingi warga Kauman Kecamatan Blora Kota saat antri pembagian BST dari Kemensos RI tahap 4 dan 5 di kantor Pos Blora, Rabu (26/08/2020).

BLORA, topdetiknews.com – Pastikan para warganya, yakni warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota, penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Kemensos RI, Kepala Kepala Kelurahan (Kalur) Kauman, Marthin Ukie Andhana SE, M.Si, Peltu Sunarto dan Bhabinkamtibmas, Bripka Ahmad Nur Kholik SH, luangkan waktu untuk melakukan pendampingan.

Menurut Kalur Ukie, kali ini BST dari Kemensos untuk warganya merupakan tahap 4 dan 5 . Masing – masing warga menerima Rp 300.000 kali dua bulan. Dijelaskan, total warga Kelurahan Kauman penerima BST dari Kemensos sebanyak 176 warga . ”Alhamdulilah seperti saat penerimaan tahap sebelumnya, semuanya lancar,” jelas Ukie, Rabu (26/08/2020).

Pihaknya ikut senang warganya dapat bantuan, dan semoga bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan dibelikan sembako.

Sekedar diketahui, saat penerimaan tahap I beberapa waktu lalu, Kalur Ukie perintahkan salah satu perangkat kelurahan, Umbaran, untuk mendampingi mBah Sukini (80), warga RT 2 / RW 2, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota, untuk bisa mengambil dan menikmati Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Kemensos RI.

Hal itu dilakukan, menyusul Mbah Sukini dalam kondisi sakit. Waktu itu, dengan naik becak dikawal ke Kantor Pos. ”Karena waktu itu memang sedang sakit sehingga Mbah Sukini tidak bisa berangkat sendiri ke Kantor Pos. Untuk itu saya perintahkan salah satu perangkat Kelurahan, untuk mengantarnya dengan naik becak,” jelas Marthin Ukie Andhana SE, M.Si.