16 Isu Pokok Dampak Reaktivasi Bandara Ngloram (Cepu)

oleh -

Oleh : Kang Joko

”REAKTIVASI Bandara Ngloram, Cepu, Blora tidak bisa dipungkiri akan ada sejumlah isu pokok yang yang perlu disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Yakni mengupayakan dalam rangka untuk meminimalisasi dampak terutama dampak negatif yang akan ditimbulkannya….”

TERKAIT reaktivasi Bandara Ngloram, Cepu, Blora ada sejumlah isu pokok yang yang perlu disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Yakni mengupayakan untuk meminimalisasi dampak terutama dampak negatif yang akan ditimbulkannya.

Reaktivasi Bandara Ngloram akan membuat (1) Cepu dan sekitarnya menjadi daerah terbuka, (2) meningkatnya arus lalu lintas barang dan jasa, termasuk (3) kriminal meningkat (dampak negatif sosial).

Selain itu juga akan membuat (4) meningkatnya tempat hiburan, termasuk (5) kesempatan berusaha meningkat di sektor jasa. (6) transfer payment ke wilayah daerah Cepu dan sekitarnya meningkat (dampak positif), (7) peluang bisnis catering meningkat termasuk (8) peluang bisnis jasa maintenance , perbengkelan tumbuh

Tidak ketinggalan (9) jasa laundry , perhotelan dan transportasi darat pengumpan meningkat dan dampaknya (10) polusi udara dan suara meningkat. (11) jasa penitipan dan pengiriman barang meningkat.

Dampak positif lainnya, (12) perijinan reklame retribusi pajak daerah meningkat, (13) lapangan pekerjaan terbuka luas. Sayang (14) penyiapan tenaga kerja skill dan non skill di sektor penerbangan belum ada lembaga pendidikan dan latihan kerja di daerah setempat.

Dampak negatif lainnya, (15) tergerusnya kearifan lokal oleh pengaruh budaya luar, belum lagi (16)
dampak sosial dari tempat hiburan yang menimbulkan keresahan akibat penjaja sek komersial meningkat.

Baca Juga :  Tuntas 95.000 Dosis, Blora Terus Kebut Vaksinasi Covid -19 ke Warga

Meminimalisasi

Dari 16 isu pokok itu, tentunya ada usaha-usaha dari Pemerintah Kabupaten Blora untuk meminimalisasi dampak terutama dampak negatif. Yakni, perlunya menerbitkan peraturan daerah dan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat sekitar lingkup terdampak.

Selain itu potensi pengembangan wilayah, dengan mempersiapkan sumber daya manusia berupa pelatihan dan memberikan akses permodalan untuk menumbuhkembangkan usaha produktif dari dampak reaktivasi Bandara Ngloram.

Rencana tindak dari dampak reaktivasi Bandara sangatlah diperlukan politik anggaran dari eksekutif daerah untuk mempercepat kesiapan masyarakat Cepu dan Blora dalam menyongsong era perubahan yang serba cepat dari wilayah tertutup ke wilayah yang terbuka. Sehingga cita-cita mewujudkan Blora lebih Sejahtera semakin dekat menjadi kenyataan. Amin..

JOKO ADI SUNARYO, S. Hut, Direktur Eksekutif Lembaga Studi Pembangunan Lingkungan Hidup Bojonegoro – putra daerah Doplang, Blora.

No More Posts Available.

No more pages to load.